Bupati Lotim Sambut Kawasan Teluk Serewe Sebagai ADPE

AmpenanNews . Bupati Kabupaten Lombok Timur H.M. Sukiman Azmy, menyambut baik kawasan Teluk Serewe sebagai percontohan pengelolaan kawasan Akuakultur Dengan Pendekatan Ekosistem (ADPE) oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama WWF dan FAO.

Bupati Lotim  berharap dengan adanyanya program tersebut nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Serewe dan sekitarnya secara khusus, dan masyarakat Lombok Timur secara umum. Terlebih ADPE menjadi salah satu opsi pengelolaan kawasan budidaya perikanan yang mengedepankan sektor sosial, ekonomi dan lingkungan, demikian disampaikan Bupati Lotim dalam rapat pembahasan penyusunan dokumen rencana implementasi percontohan pengelolaan kawasan ADPE Teluk Serewe, yang berlangsung, Selasa (14/6).

Dalam rapat pembahasan penyusunan dokumen rencana implementasi percontohan pengelolaan kawasan ADPE Teluk Serewe tersebut dihadiri pejabat Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelauatan dan Perikanan RI Iman Indrawarman, FAO, WWF Indonesia, Pembudidaya teluk Serewe, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas Koperasi dan UKM dan OPD terkait lainnya.

Terhadap penyusunan dokumen rencana implementasi ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan termasuk pelaku budidaya rumput laut di Kawasan Teluk Serewe.

“Sebagai percontohan, nantinya diharapkan adanya perbaikan pengelolaan kawasan budidaya rumput laut di kasawan Teluk Serewe yang akan mewujudkan budidaya perikanan berkelanjutan. Berdasarkan pre-assessment tim kementrian, 65 % kawasan budidaya rumput di lokasi tersebut telah dikelola dengan baik” ucap Iman Indrawarman.

Sebagai tambahan informasi, Rumput laut menjadi salah satu komoditas yang telah dikembangkan di Lombok Timur sejak 1987, khususnya di Teluk Serewe. Komoditas ini bahkan pada tahun 2018 lalu mendominasi hingga 50% produksi perikanan Lombok Timur. Seiring berkembangnya budidaya rumput laut, dibutuhkan pengelolaan yang tepat demi terwujudnya kawasan budidaya berkelanjutan.

 

Tags
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close
Close