Kadispar Loteng Tanggapi Larangan Berwisata Ke Mandalika Saat MotoGP

AmpenanNews.com – Pengunjung Sebagian destinasi wisata di sejumlah tempat di Kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika pada saat penggelaran event MotoGP nanti, disarankan untuk mengurungkan niatnya sementara sampai event selsai. Pasalnya, akan ada penyekatan disejumlah tempa mulai hari jum’at 18 maret 2022, sampai 20 maret 2022 nanti.

Penyekatan itu akan dilakukan oleh gabungan tantara nasional Indonesia (TNI), Polisi Republik Indonesia (Polri), dan juga pasukan dinas perhubungan (Dishub) Provinsi Nusa tenggara barat (NTB), dan Kabupaten.

Dari pernyataan Kepala dinas Perhubungan (Kadishub) NTB saat breafing dengan media di hotel Lombok astoria, rabo (16/03/22) kemarin mengatakan akan melakukan penyekatan di sejumlah tempat. Yakni di bundaran metro mataram, bundaran patung sapi gerung, bundaran batujai, bundaran bandara internasional Lombok (BIL), dan bundaran songgong.

Pada sejumlah titik itu, masyarakat yang hendak berkunjung ke Kawasan KEK Mandalika akan di periksa kelengkapannya. Mulai dari tiket nontonnya, stiker khusus, serta kelengkapan lainnya. Apabila para pengunjung tidak memenuhi syarat, terpaksa harus balik kanan.

Dengan adanya aturan itu, tentu masyarakat yang hendak berwisata harus simpan setresnya dulu sampai balapan MotoGP itu usai.

“Tidak ada berwisata pada hari Jum’at, sabtu, dan minggu. Kalua tidak punya tiket dan stiker,’’ Ungkap lalu Fauzal, Kadishub NTB.

Sementra tempat terpisah, Kepala Dinas Pariwisata (Disoar) Lombok Tengah (Loteng) yang dimintai keteranganya terkait aturan tersebut. Pihaknya malah menyarankan seluruh masyarakat untuk berbondong-bondong untuk berwisata. Namun tentu masyarakat juga harus memenuhi syarat yang sudah ditentukan.

‘’Dibatasi dengan yang punya tiket, karena bayangkan 63.000 penonton MotoGP itu, bukan haram tapi untuk meminimalisir pengunjung,’’ ungkap Lendek Jayadi.

Lendek juga menyebutkan sejumlah alasan kenapa pengunjung Mandalika harus dibatasi sementara. Mengingat, bahwa saat in tempat parkir, dan beberapa yang masih sipatnya terbatas. Oleh sebab itu, siapa saja yang hendak berkunjung harus ditertibkan sementara.

‘’Ruang tempat parkir kita juga masih terbatas, makanya kita harus batasi dulu. Saying para tamu kita dari jauh jauh itu harus kita perhatikan,’’ pungkasnya.(DI)

 

Tags
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close
Close