Koordinasi dan Fasilitasi tugas yang penting untuk kemaslahatan
Terjemahan

AmpenanNews. Koordinasi dan fasilitasi tugas yang penting untuk kemaslahatan, “Itu bukan tugas kami. Itu bukan kewenangan kami”. Kalimat itu bisa saja diucapkan saat menerima kritikan, keluhan dan masukan dari persoalan warga. Tapi apa iya ? Warga tahunya, pemerintah tempat menggelayutkan harapan dan solusi. Maka jawaban itu menjadi tidaklah tepat dan kurang bijak.

Dalam beberapa hari ini, kami menerima masukan terkait banyaknya blank spot dan daerah lemah sinyal dalam pelayanan telekomunikasi terutama saat ini pembelajaran daring bagi siswa dan mahasiswa. Termasuk pentingnya jaringan internet bagi kehidupan dalam segala sektor.

Perwakilan Pemuda dan Mahasiswa Desa Lido Kab Bima bersilaturahim audiensi dengan kami Dinas Kominfotik Provinsi NTB terkait lemahnya sinyal di desanya. Sehari sebelum audiensi. Kami berkoordinasi dengan Kepala Balmon Frekwensi NTB, GM PT Telkom dan PT Telkomsel. Secara daring kami berkonsultasi dengan BHAKTI Kominfo dan mwngkoordinasikan kembali dengan Bupati Bima dan Kadis Kominfotik Bima. Bahkan Kandatel Telkom Bima langsung terjun hari itu juga bertemu Kepala Desa Lido dan jajarannya.

Baca Juga :  Menteri ESDM Meresmikan 16 Infrstruktur Kelistrikan Di Wilayah NTB dan NTT

Tugas fasilitasi, koordinasi dan konsultasi ini sangatlah penting. Namun sering terabaikan sehingga satu persoalan bisa berlarut-larut tidak menemukan solusnya. Kehadiran Pemprov NTB hendaknya mampu hadir sebagai fasilitator stakeholders pembangunan lainnya. Kadang hal sederhana seperti usulan dari desa dan kab/kota terlupakan dan akhirnya tidak menemukan solusi. Persoalan blank spot dan lemah sinyal secara kontinyu diatensi oleh BHAKTI yang diberikan tugas khusus oleh Kementerian Kominfo RI terkait penyiapan infrastruktur BTS/Tower Telekomunikasi apabila tidak bisa dicover oleh provider swasta atau BUMN seperti Telkom dan Telkomsel. Namun, apabila desa dan kab/kota tidak melaporkan, melakukan input updating kebutuhan jaringan internet ini maka intervensi pemerintah pun tidak bisa dilakukan.

Baca Juga :  Wagub NTB, Perempuan ”Agent of Change” Kelestarian Bumi

Tim Bidang Sandi Kominfotik Pemprov NTB segera minggu depan turun kembali ke Kab/Kota bahkan ke beberapa titik desa untuk melihat secara labgsung, berkoordinasi dan menekankan agar dinas terkait kab/kota lebih gercep dan proaktif melihat kebutuhan internet di wilayahnya masing-masing. Dalam fungsi koordinasi dan fasilitasi ini, kami akan kawal dan tidak akan pernah jenuh menerima keluhan, masukan dan kritikan warga dan mwmfasilitasinya agar tertangani secepatnya oleh institusi yang berkompeten dan berwenang.


Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments