Beberapa Wilayah di NTB Sudah Memasuki Musim Kemarau

AmpenanNews. Kondisi terkini iklim Provinsi Nusa Tenggara Barat yang sudah memasuki musim kemarau, dimulai dari curah hujan di seluruh wilayah NTB pada dasarian III April 2021 berada pada kategori rendah (0 – 50 mm per dasarian.

Curah Hujan tertinggi terjadi di wilayah Darek di Kabupaten Lombok Tengah, dengan jumlah curah hujan sebesar 21 mm/dasarian.

Sifat hujan pada dasarian III April 2021 di seluruh wilayah NTB berada pada katagori Bawah Normal (BN).

Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut – turut (HTH) umumnya dalam kategori menengah (11 – 20 hari).

Namun ada beberapa wilayah sudah terpantau mengalami HTH dengan kriteria panjang (21 – 30) hingga sangat panjang (31 – 60 hari). HTH terpanjang terpantau di Pos Hujan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur yaitu sepanjang 41 hari.

Sedangkan Monitoring Musim Kemarau 2021 pada dasarian III April 2021 menunjukkan beberapa wilayah di Prov. Nusa Tenggara Barat yang sudah memasuki musim kemarau yaitu (Kab. Lombok Barat) Gerung, (Kab. Lombok Tengah) Batukliang, Stamet BIL, Batu Nyala, Mujur, (Kab. Lombok Timur) Pringgabaya, Perigi, Swela, (Kab. Lombok Utara) Tanjung, dan (Kab. Sumbawa) Moyo Utara, Moyohilir, Terano.

Untuk kondisi dinamika atmosfer, Indeks ENSO saat ini berada dalam kriteria Normal dan diprediksi tetap terjadi setidaknya hingga bulan November 2021.

Kemurian Indeks Dipole Mode saat ini, berada pada kategori Netral dan diprediksi akan tetap Netral hingga Oktober 2021.

Saat ini, angin timuran secara umum mendominasi wilayah Indonesia, termasuk NTB.

Pergerakan MJO saat ini juga terpantau tidak aktif di Benua Maritim,. Anomali OLR menunjukkan di wilayah NTB mengalami daerah subsiden hingga Mei 2021.

Oleh karena itu, potensi penurunan curah hujan pada bulan Mei 2021 cukup besar.

Peluang curah hujan pada dasarian I Mei 2021, diprakirakan terdapat peluang curah hujan >20 mm/dasarian sebesar 30 – 60% yang merata hampir di seluruh wilayah NTB.

Sedangkan peluang curah hujan >50 mm/dasarian sebesar 10 – 20% yang terjadi di beberapa wilayah NTB, yakni Lombok Timur bagian utara, Lombok Barat bagian selatan, Mataram, Sumbawa Barat, Sumbawa bagian timur, Sebagian Dompu dan Bima.

Dampak diawal musim kemarau ini masyarakat dihimbau agar lebih bijak menggunakan air bersih.

Namun masyarakat juga tetap waspada dan berhati – hati terhadap potensi terjadinya cuaca ekstrem yang bersifal lokal.

Masyarakat diharapkan untuk selalu memperhatikan informasi BMKG terlebih dahulu sebelum beraktivitas.

Info lebih lanjut mengenai Informasi Iklim di Provinsi Nusa Tenggara Barat silahkan menghubungi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Telepon 0370-674134 dan fax 0370-674135, Whatsapp : 081917465601 Website: iklim.ntb.bmkg.go.id

Narasumber:
Suci Agustiarini & I Gede Widi Hariarta
BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat

Tags
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close
Close