Dibalik Prestasi Lotim, Peningkatan IPM Masih Sebatas Harapan


AmpenanNews. Dalam Upacara Pembukaan Apel Danramil dan Babinsa Tersebar Kodim 1615/ Lotim, yang digelar di Ballroom kantor Bupati, Senin 9 Desember. Bupati Kabupaten Lombok Timur H.M.Sukiman Azmy, berkesempatan menyampaikan beberapa prestasi yang diraih oleh Kabupaten Lombok Timur.

Disebutkannya Sejumlah prestasi yang diraih tersebut diantaranya, berhasilnya Desa Kembang Kuning sebagai Dewi ( Desa Wisata) terbaik tingkat nasional, selain itu lotim penerima penghargaan sebagai daerah dengan pelayanan publik terbaik dari Ombudsman, serta selaku daerah pelaksana terbaik Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Berbagai prestasi ini tidak lepas dari kerjasama dan sinergi seluruh pihak terkait” ucap Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy di hadapan Danramil dan Babinsa serta Kepala Desa.

Selain itu Bupati, menyampaikan ucapan terimakasih atas hubungan baik dan kerjasama yang telah terjalin selama ini dengan semua institusi dan lembaga yang ada, sehingga Lombok Timur bertahap semakin baik.

Ke depan peningkatan dan perbaikan diharapkan dapat terus terwujud, termasuk upaya Pemerintah Daerah dalam memperbaiki posisi IPM Lombok Timur.

Terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI), Bupati Kabupaten Lombok Timur H.M.Sukiman Azmy, memiliki komitmen serta meminta kerja keras seluruh pihak, utamanya tiga bidang seperti kesehatan, pendidikan, dan perekonomian.

Diterangkannya tahun 2020 mendatang, Pemerintah Lombok Timur akan meresmikan dua unit RSUD tipe D yaitu RSUD yang ada di Keruak dan di Aikmel.

Sementara itu RSUD Labuhan Haji diproyeksikan oleh Pemkab akan menjadi Rumah Sakit Tipe C, dan RSUD Selong naik menjadi Tipe B.

Selain itu dari sisi perumahan, Pemkab lotim juga menargetkan minimal akan melakukan rehab terhadap 4.000 unit RTLH dengan pendanaan dari berbagai sumber. Di antara jumlah tersebut akan dikerjakan bersama TNI.

Sukiman, mengakui Lombok Timur masih harus memperbaiki angka Drop Out, lama usia sekolah, dan angka buta aksara. Sehingga Ia meminta seluruh elemen agar dapat mempercepat upaya tersebut mengingat pada Mei 2020 mendatang BPS akan melakukan sensus penduduk.

Kepada Babinsa dan Polmas, Bupati juga meminta agar mengawasi pelaksanaan Dana Desa ini ingatkan Bupati, karena itu merupakan bagian dari kewajiban sesuai dengan Nota Kesepahaman (MoU) antara TNI dengan Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi.

“Kerjasama dan sinergi seluruh elemen sangat penting. Tanpa ada kerjasama yang baik Bupati, menyebut akan muncul permasalahan di kemudian hari” singkatnya. An001.


guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga :

Close