Kapolres Lotim Ajak Warga Jaga Persaudaraan Jelang Pilkades
Terjemahan

Anews. Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan tidak terpecah akibat perbedaan pilihan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Pesan itu disampaikan saat kegiatan Safari Jumat di Masjid Jami Nurus Suadah, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Jumat, 23 Oktober 2026.
‎
‎Safari Jumat tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang kontestasi di tingkat desa.
‎
‎Dalam kegiatan itu, masyarakat diingatkan agar tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk merusak hubungan kekeluargaan dan persaudaraan yang telah terjalin. Persaingan dalam Pilkades, menurut pesan yang disampaikan, semestinya tidak mengikis persatuan warga.
‎
‎Selain persoalan perbedaan politik di tingkat desa, kewaspadaan terhadap penyebaran informasi bohong atau hoaks juga menjadi perhatian. Masyarakat diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang beredar, terutama melalui media sosial, sebelum memastikan kebenarannya.
‎
Informasi yang belum terverifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, memicu keresahan, bahkan memperkeruh hubungan antar warga. Karena itu, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
‎
‎Pilkades merupakan momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin di tingkat desa. Namun, perbedaan dukungan terhadap calon dapat menjadi persoalan apabila tidak disikapi dengan kedewasaan dan sikap saling menghormati.
‎
‎Dalam konteks tersebut, komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dinilai penting untuk membangun kesadaran bersama mengenai keamanan dan ketertiban. Kehadiran Kapolres melalui Safari Jumat diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan pemeliharaan kamtibmas.
‎
‎Masyarakat juga diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum jelas sumber maupun kebenarannya. Sikap kritis dalam menyaring informasi menjadi salah satu langkah untuk mencegah perselisihan yang dapat merusak keharmonisan lingkungan.
‎
‎Menjelang Pilkades, keamanan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga pada kesediaan masyarakat menjaga ketertiban dan menghormati pilihan masing-masing.
‎
‎Persatuan dan persaudaraan menjadi hal yang perlu dijaga di tengah dinamika politik desa. Dengan mengedepankan kerukunan, sikap saling menghormati, serta kehati-hatian dalam menyikapi informasi, pelaksanaan Pilkades diharapkan berlangsung aman, tertib, dan damai tanpa mengorbankan hubungan sosial antar warga.

Baca Juga :  Bupati pertahankan Juara TP2DD Lebih Sulit dari Meraih

 

guest

0 Komentar
terbaru
terlama terbanyak disukai