Anews. Ketua Koperasi Produsen Tempe Tahu (KOPTI) Kabupaten Lombok Utara, Tawadi, S.A.P, menghadiri undangan resmi Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (GAKOPTINDO) dalam acara Pelatihan Inovatif Tempe Tahu Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Hotel Puri Indah, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (21/5), dengan tujuan meningkatkan kualitas produk dan daya saing pengrajin tempe tahu se-NTB.
Acara dibuka secara resmi dan diisi serangkaian sambutan dari para pemangku kepentingan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Umum GAKOPTINDO, Tri Harjono, B.Sc., yang menekankan pentingnya inovasi produk tempe dan tahu agar mampu menjawab kebutuhan pasar serta mendukung ketahanan pangan nasional.
Selanjutnya, sambutan kedua disampaikan oleh Ibnu Wiyono selaku District Director USSEC. Ia memaparkan dukungan dan peran strategis penyediaan bahan baku berkualitas guna menjamin standar mutu hasil produksi para anggota koperasi.
Sambutan ketiga datang dari Plt. Deputi Bidang Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional RI, Dr. Gunalan, AP., M.Si. Dalam paparannya, ia menegaskan peran vital tempe dan tahu sebagai sumber protein nabati utama, yang sangat selaras dengan program unggulan pemerintah, yaitu Makan Bergizi Gratis.
Sambutan keempat sekaligus pembukaan acara secara resmi seyogianya disampaikan oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, namun dalam pelaksanaannya diwakilkan kepada Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB. Perwakilan gubernur menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif GAKOPTINDO dan berkomitmen penuh mendorong pengembangan usaha tempe tahu agar semakin maju dan sejahtera.
Kehadiran Tawadi, S.A.P dalam kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menjembatani aspirasi pengrajin di Lombok Utara, sekaligus menyerap ilmu dan inovasi terbaru guna diterapkan dalam pengembangan usaha di daerahnya. Pelatihan ini menjadi bukti nyata sinergi antara organisasi, pemerintah, dan mitra kerja dalam memajukan industri kecil menengah berbasis pangan lokal.
