Pj Bupati Ajak Semua Lapisan Sukseskan Pekan Imunisasi Nasional
Terjemahan

AmpenanNews. Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Lombok Timur (Lotim) H. Muhammad Juaini Taofik ajak semua lapisan sukseskan Pekan Imunisasi Nasional 23 Juli mendatang di Lotim. Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Nampaknya ucapan ini tepat untuk Pekan Imunisasi Nasional (PIN) di Lombok Timur. Pasalnya, hingga saat ini belum ada kasus Polio di daerah berjuluk Bumi Patuh Karya ini.

HM Juaini Taofik mengatakan, ingat Polio ini merupakan penyebaran virus dan sangat cepat. Bahkan lintas daerah, negara, bahkan benua. Indonesia sebagaimana arahan Mendagri, di beberapa daerah itu sudah terpapar Polio, usai melakukan senam pagi di Dinas Kesehatan Lombok Timur, Jumat (05/07/2024).

Dalam kegiatan itu, bakal digelar 23 Juli 2024, secara serentak di Kabupaten Lombok Timur. Virus Polio, kata dia, dijadikan sebagai kasus luar biasa di Indonesia. Oleh sebab itu dirinya memandang mencegah lebih baik dari pada mengobati, belajar dari Covid-19. Program PIN, terangnya, Lotim termasuk pada gelombang kedua. yang nantinya bakal digelar dalam dua kali putaran.

Baca Juga :  Gerak Cepat Timsus 3C Polres Lotim Ringkus Pelaku Pencurian Dengan Pemberatan

Pada Putaran pertama bakal digelar 23 sampai 29 Juli dan putaran kedua dilaksanakan mulai 6 hingga 12 Agustus 2024. Dibeberkannya, terdapat 4122 pos pelayanan akan didirikan. Yang tersebar di 2.014 Posyandu, 1.098 TK dan PAUD, 1.010 SD serta MI yang duduk di kelas 1.

“Jumlah sasaran 219.458 anak berumur 0 sampai 7 tahun. Keberhasilan dari program ini ialah pada sosialisasi. Maka dari itu saya meminta agar organisasi perangkat daerah (OP), Camat, hingga Pemerintah desa bergerak menyukseskan kegiatan tersebut. Sebab, bayangkan dalam sepekan harus menyasar 219.458 anak untuk diteteskan vaksin Polio. Karena ini mereka sasaran yang di gerakan bukan bergerak sendiri, maka itu partisipasi masyarakat sosialisasi, kata kunci persiapan sangat menentukan. Kan disini ada peran orang tua, guru, masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Lotim Butuh 157.000 Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan

Ia juga mengatakan, jika ada kegiatan yang bersifat masal pada kurun waktu tersebut, kalau bisa agar ditunda dulu. Sebab, semua perangkat daerah dan ASN akan dilibatkan.

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H Pathurrahman mengatakan, kunci suksesnya kegiatan tersebut ialah pada sosialisasi.

Pj. Bupati Lombok Timur menyerahkan bantuan 37 laptop untuk mendukung kelancaran entri data petugas gizi. Lalu, 2 mobil ambulanc ke Puskesmas Suralaga dan Puskesmas Belanting dan 140 unit oksigen konsentrator untuk Puskesmas dari Kementerian Kesehatan RI.

Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments