Tokoh Pemuda Loteng Ancam Polisikan Oknum Pemain Bantuan BPNT

AmpenanNews.com – Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) berbentuk uang tunai yang disalurkan melalui PT Pos mulai dari bulan Januari – Maret 2022 ini. Banyak dugaan permainan yang bisa merugikan masyarakat. Pasalnya, dari 12 (Dua belas) kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), ada terdapat di sejumlah tempat pembagian cendrung memaksa para penerima manfaat untuk berbelanja di satu warung saja.

Pemuda Lombok Tengah Bahaidin mengatakan, bantuan ini disalurkan mulai dari bulan Januari sampai dengan Maret 2022 dengan anggaran Rp.200.000 satu bulan perKPM, sehingga para KPM ini menerima Rp.600,000 dalam pembagian tersebut, dan itu diduga banyak penyimpangan yang terjadi dilapangan yang tidak sesuai dengan peraturan.

Dari hasil penelusurannya, Ia menemukan sejumlah oknum yang menari dalam pembagian BPNT ini. Bahkan, Ia juga menduga adanya oknum yang memaksa para penerima untuk membelanjakan uang bantuan tersebut pada warung yang sudah ditentukan. Ironisnya, bahkan ada juga oknum yang sampai mengancam para penerima untuk harus berbelanja di salah satu warung, dan jika tidak, maka akan di hapus sebagai penerima manfaat.

“Kami menduga ada oknum yang bermain, mengarahkan KPM untuk belanja disatu tempat dan apabila KPM tidak mengikuti maka akan di delete dari daftar penerima itu sudah menyalahi aturan,” Ungkap Bahaidin.

Kemudian, Ia meminta kepada masyarakat supaya tidak mau ditekan atau dipaksa oleh pihak manapun dan oknum siapapun. Menurutnya, dengan adanya paksaan oleh oknum ini akan membuat perputaran ekonomi hanya akan terjadi di satu tempat saja.

“Masyarakat harus bebas berbelanja dimanapun dan diwarung terdekat supaya perputaran ekonomi dibawah bisa stabil,” katanya.

Jika masih saja ada oknum yang coba – coba menari dalam pembagian bantuan tersebut. Baik itu dari Dinas sosial (Dinsos) Lombok Tengah, maupun yang lainnya, yang memaksakan KPM untuk berbelanja diwarung tertentu, Ia menambahkan maka siap – siap akan dilaporkan kepada aparat penehak hukum (APH).

“Saya akan laporkan oknum yang masih memaksa KPM untuk berbelanja disatu warung kepihak yang berwajib. Karena itu sudah melanggar aturan dan merugikan masyarakat,” pungkasnya.

Tidak disebutkan di mana saja adanya permainan tersebut. Namun, besar dugaannya permainan tersebut terjadi di sejumlah tempat di wilayah Lombok Tengah. (DI)

Tags
guest
6 Komentar
terbaru
terlama terbanyak disukai
Inline Feedbacks
View all comments
Fahmi
Fahmi
4 bulan lalu

Tugaskan tim rahasia untuk memergoki oknum tdk bertanggunga jawab, terutama didesa mekar damai kecamatan praya… Segerakan

hery
hery
4 bulan lalu

minta nomor telpon pak,nnti sya jdi inteljen

Munardi
Munardi
4 bulan lalu

Coba terjunkan Tim rahasia di semua desa,baik di bantuan non tunai juga di lirik, Terimakasih 🙏

Alenk
Alenk
4 bulan lalu

Silahkan datang ke desa labulia dan tolong tanyakan apa yg di alami oleh rakyat/warga yg menerima bantuan, ada yg dipaksa dan di intimidasi utk belanja pd satu tempat dgn harga yg TDK sesuai atau kemahalan

Zainul Arifin
Zainul Arifin
4 bulan lalu

Mohon segera tindak lanjuti, wabil khusus di dusun saya, masyarakat yang mendapatkan Bantuan wajib membelanjakan sebesar 400 ribu

Alamat- Desa Pandan Indah, Dusun Kereak, Kecamatan PRABARDA

Baca Juga :

Close
Close